Home > Belajar, Gadget, musik > Bereksperimen dengan Fruity Loops

Bereksperimen dengan Fruity Loops

Sangat menyenangkan bermain-main dengan Fruity Loop Studio, kita bisa membuat kreasi musik yang cukup kompleks dengan dukungan drum loops yang mendekati realistis, belum lagi pasokan 32 bit internal mixing.

Lantas tinggal kita eksport ke dalam format file WAV/MP3 dan seluruh MIDI event dapat kita eksport ke file MIDI standard.

FL Studio dihadirkan dengan pola rangkaian yang dapat kita kreasikan dengan mudah, langkah pertama adalah dengan membuat pola-pola irama dengan Step Sequencer dan Piano Roll, lalu kita tinggal menyusun dan mengurutkan potongan-potongan pola yang telah kita buat ke dalam jendela Playlist.

Selanjutnya kita bisa menambahkan efek-efek kedalam instrumen yang telah kita buat seperti efek reverb, phaser, flanger, distortion, dsb melalui channel yang kita kehendaki.

Fitur-Fitur Dasar FL
• Internal 32 bit floating point mixing, up to 96kHz stereo.
• Supports DirectSound and ASIO enabled sound cards for audio output.
• Ability to function as a VSTi, DXi and a ReWire client.
• Ability to host ReWire clients itself.
• Realtime linear interpolation & sophisticated interpolation algorithms at rendering time.
• Open architecture allowing third-party instruments (enhanced proprietary FL instruments standard, VSTi and DXi2) and effects (enhanced proprietary FL effects standard, VST, VST2 and DirectX).
• A full set of high-precision mastering and special effects filters: reverb, compressor, procedural equalizer, distortion, phaser, flanger, bass boost, delay line and other.
• Advanced sequencing methods allowing quick entering of realistic drum loops (step sequencing grid) and composing complex instrumentals (advanced piano roll, arpeggiator, keyboard tracking, real-time gate).
• Unique note properties morphing ability (pitch, cutoff, resonance, panning).
• Advanced mixer: 68 mixer tracks (64 insert and 4 send tracks) supporting up to 8 filters each; mixer tracks rerouting for creating of complex mixer chains; track recording with ASIO input support (for recording MIDI, vocals etc.); integrated procedural equalizer, volume and panning for each mixer track.
• Integrated instruments: Sampler, TS404 (the popular bassline engine), 3xOSC (subsynth), Plucked! (plucked strings), MIDI Out, DX10 (FM synth), Scratcher (turntable emulator), WaveTraveller (wave bend synth), Wasp, SimSynth Live, and more.
• Advanced playlist & full-featured audio tracks.
• Live recording of control movements & integrated automation events editor.
• Easy MIDI remote controlling of most parameters (VST plugins supported as well).
• Procedural control over parameters by using special controller plugins.
• Click removal & volume ramping to avoid pops.
• Imports *.WAV, *.SYN (SimSynth 1 & 2), *.DS (DrumSynth) files, with effects applied.
• Imports MIDI sequences and controller events.
• Exports audio to 16Bit or 32Bit *.WAV file, *.MP3.
• Can export MIDI notes & controller events to a standard MIDI file.

Lu ngomong apaan sih??
Hehe… Buat yang belon ngeh, baca dulu sampai selesai.

Murah Meriah dan Mudah
Berawal dari keinginan untuk melakukan recording sendiri, saya mencari cara untuk membuat drum loop sebab saya tidak punya drum-set sendiri. Belum lagi piranti microphone dan mixer yang setidaknya mumpuni. Akhirnya saya menemukan software seru ini beberapa tahun yang lalu, menggunakannya sebagai ganti track drum.

Jika ingin menggunakannya untuk live performance, bisa kita putar dengan software VirtualDJ yang bisa kita perlakukan dengan efek-efek DJ, atau bahkan Winamp atau sejenisnya. Tapi kalau menginginkan sound yang lebih tebal dan lebih powerful, gunakan saja playback dari FL langsung dengan instalasi sound andalan kamu. Saya pernah menggunakannya beberapa kali dan hasil sound yang dikeluarkan juga lebih tebal dan jelas.

Bermain Suara
FL generasi awal-awal memang sound drumnya masih “terlalu MIDI.” Berbeda dengan FL keluaran baru, sound-sound yang dihasilkan sudah semakin realistis dan dapat kita atur sedemikian rupa sesuai keinginan kita. Tapi bukan hanya loop drum yang bisa kita buat, banyak sekali sampling yang bisa kita benamkan kedalam musik kreasi kita. Karakter sound juga bisa kita atur, seperti misalnya delay, reverb, EQ, wave cut, dll.

Biasanya setelah saya membuat track yang diperlukan, seperti drum atau instrumen lainnya, saya meng-ekspor ke dalam format WAV untuk selanjutnya diolah di software Music Production, seperti produk-produk dari Steinberg, Cool Edit, Adobe Auditions, dan sebagainya.

Berkreasi
Paling mudah jika kita ingin membuat musik Techno, Hip-Hop, atau sejenisnya karena karakter soundnya lebih mudah didapatkan. Namun tidak tertutup kemungkinan untuk musik dengan jenis yang berbeda, sound pada FL versi terbaru lebih kaya dan realistis. Tinggal kita sesuaikan saja menurut selera. Lalu merekam permainan bass, gitar, atau bahkan vokal-nya dengan music production software secara tersendiri (recommended).

Saya sendiri menggunakan FL Studio versi 4, inginnya sih yang lebih tinggi tapi saya harus terima nasib karena keterbatasan komputer. Tapi bagi saya sudah cukup buat keperluan iseng menghabiskan waktu. Buat teman-teman yang punya spek PC lebih tinggi, bisa coba FL Studio 6 or higher.

Dari sekian banyak hasil iseng, ada yang saya jejali dengan track gitar dan bass dengan Steinberg, ada juga yang memakai samples dari FL sendiri. Ah, yang penting bisa berkreasi dengan murah meriah, namanya juga iseng.

Hasil Iseng
Setelah bergelut dengan komputer, mouse dan headphone seharga 25 ribuan, ini dia contoh kreasi musik saya yang juga seadanya,

Little Sunset
Lagu ini menggambarkan sebuah suasana santai nan cozy di sebuah pantai. Meski dengan segala kesederhanaan tapi nyanyian keindahan alam di lagu ini langsung merasuk begitu mendengar beat-beat awal musik instrumental yang agak nge-jazzy ini. Alunan 8 beat yang simple di lagu ini kami jejali dengan track electric bass dan gitar. Meskipun jelek tapi yang penting punya sendiri. Hehe

Anyway, drum loop musik instrumental tersebut saya buat dengan FL, lalu nge-track gitar dan bass di Steinberg Cubase 3, dan selanjutnya di-mixing seadanya, dan anggaplah saja sudah jadi.

Atau yang dibawah ini, seluruhnya mengambil sampling dari FL, lalu dijejali dengan macam-macam stok efek, seperti ini:

The Calling
kayak apa ni lagu? hemm, coba dah dengerin sendiri.

Eight Notes

idem kayak yang atas. hehehe…

Sebenarnya masih ada puluhan kreasi-kreasi hasil iseng saya, tapi baru beberapa yang saya upload, maklum koneksi terbatas. (^_^;)

Catatan: Jangan diejek yaa, namanya juga iseng. Kalau pembaca punya karya FL yang jauh lebih bagus, bagi dengar dong, tinggalkan link-nya di kolom comment dibawah ya… hehe…

Buat yang belum punya software FL, bisa di download di sini, nih:
FL Studio 6
FL Studio 4
Atau kalau repot, cari saja di persewaan atau toko software.

Akhir kata, selamat ber-eksperimen dan berkarya. Modal boleh terbatas tapi jangan batasi kreatifitasmu. Semoga bermanfaat.(ez)
yang-ini.blogspot.com

Categories: Belajar, Gadget, musik
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: