Home > Belajar, Kelontong > Aturan Bendera Merah Putih

Aturan Bendera Merah Putih


Nggak ada hari besar nasional, 17an juga bukan, lalu kenapa tetangga saya yang satu ini terus-terusan memasang bendera merah putih di depan rumahnya ya? Bahkan bukan hanya diinapkan siang-malam selama sekitar empat-lima bulan lamanya, sampai-sampai warnanya berubah menjadi pink-putih.

Terang saja saya menjadi prihatin dan geram juga melihat bendera merah putih disia-sia seperti itu. Padahal merah putih didapatkan dengan darah dan air mata para pejuang kita. Mungkin tetangga saya itu memang tak punya otak. Lalu sayapun memberanikan diri untuk menegornya, dengan muka tanpa bersalah dia malah senyum-senyum. Tolol.

Jadi untuk kita yang belum tahu, bahwa sebenarnya merah putih itu sakral adanya serta punya tata krama dan aturannya sendiri sebagai lambang negara kita.

Berikut ini adalah aturan mengenai bendera merah putih yang terdapat dalam UUD 1945 kemudian diatur dalam PP: 40 Tanggal 28 Juni 1945 (Lambang Negara “In”) 1958 – 1968 dan penjelasannya terdapat dalam lembar 1033.

Bentuk, Ukuran dan Warna

Bentuk persegi panjang, yang lebarnya 2:3 panjangnya. Bendera juga dapat digunakan pada mobil Presiden dan Wakil presiden dengan ukuran 36 – 54 cm, serta mantan Presiden atau Wakil Presiden, Ketua MPR, DPR, MA, Menteri, Jaksa Agung yang berukuran 34 – 45 cm dan digunakan siapa saja dengan ukuran 20 – 30 cm.

Warna bendera kebangsaan republik indonesia adalah Merah Putih (MP).

Penggunaan Bendera Kebangsaan

Syarat:

1. Bendera dikibarkan dari terbit fajar sampai matahari terbenam (pkl. 08.00 – 18.00)
2. Bendera di kibarkan pada saat peringatan hari Kemerdekan RI dan Upacara – upacara resmi lainnya.
3. Bendera dikibarkan juga :
a. Digedung sekolah
b. Tiap hari di gedung kerja
c. Tiap hari di makam pahlawan
d. Tiap hari dirumah pejabat
4. Tempat pemasangan :
1. Bila Bendara dipasang sebagai lencana
Dipasang diatas sebelah kiri saku
2. Bila bersamaan bendera organisasi
Bendera Merah Putih ditaruh ditengah haris lebih tinggi
3. Dipasang disekolah disebelah genting.
4. Bila diruangan pertemuan berada di belakang Ketua.

Tata Tertib Penggunaan Bendera Merah Putih.

1. Bendera : Tiang : Seimbang
2. Pada saat bendera naik harus HORMAT
3. Menaikan dan menurunkan harus perlahan – lahan
4. Pemasangan bendera setengah tiang :
dilakukan penuh lalu diturunkan setengah tiang.
5. Jika dipasang didinding maka dipasang.

Penggunaan Bendera Kebangsaan dan Asing
a. 2 Bendera
Bendera negara harus disebelah kanan bendera lain.
b. Bendera silang
Bendera lain disebelah kanan, bendera negara sebelah kiri

Penggunaan Bendera Kebangsaan Bersama Bendera Organisasi.
a. Bendera Indonesia ditengah
b. Bendera Indonesia lebih tinggi
c. Bendera Indonesia tiangnya lebih tinggi dari bendera Lain
d. Bendera Indonesia tidak boleh dipasang silang dengan bendera lain

Larangan
1. Tidak boleh jatuh ke tanah
2. Tidak boleh terkoyah
3. Tidak boleh sebagai atap

Nah, mulai sekarang mulailah menghargai dan bangga terhadap bangsa dan negara kita sendiri. Mulai dari hal-hal yang kelihatannya sepele seperti itu, jadi sewaktu kita dihadapkan pada perkara yang lebih besar (seperti korupsi misalnya) maka kita bisa menghadapinya pula.

Salam Merdeka

Source: pasqblog.wordpress.com

Categories: Belajar, Kelontong
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: