Home > Kelontong > Sejarah Minuman Limun

Sejarah Minuman Limun

ssuuuwweeegeeerreee….
(foto:arizonafoothillsmagazine.com)

“Awan awan ngombe limuunn
Limune katutan semuut…”

hehe… Itu tadi penggalan lirik lagu Joko Lelur. Rupanya si Joko Lelur yang malas ini hobi minum limun yang ada semutnya. Pastinya lidahnya bakal tambah kesemutan tuh, untung nggak keorangan.

Kini, limun atau lemonade jika orang bule menyebutnya, bisa dengan mudah kita nikmati. Bahkan dengan beragam warna dan rasa yang berbeda. Ada yang dikemas dengan botol berbentuk lucu, ada pula yang dikemas kaleng. Tua, muda, anak-anak, dan bahkan bencong-pun sangat menggemari minuman yang ternyata memiliki asal-usul yang sangat panjang. Inilah kisah perjalanan si limun:

Sejarah Limun
Buah lemon awalnya ditemukan di India Utara, Cina dan Burma, lalu diperkenalkan di Persia, negara-negara Arab, Irak serta Mesir sekitar 700 tahun sebelum Masehi. Kala itu, lemon merupakan bahan utama dari berbagai hidangan.

Menurut yumsugar.com, orang Mesir pertengahan sudah menikmati limun lebih dari 1500 tahun silam.(foto:drivinganddining.com)

Namun jika kita melihat tulisan-tulisan peninggalan Mesir mengenai lemon, kita akan berasumsi bahwa lemon berasal dari Mesir. Menurut peninggalan tulisan-tulisan tersebut, dikatakan bahwa para petani di sana minum anggur yang terbuat dari lemon dan madu. Beberapa kalangan berpendapat limun pertama kali diperkenalkan di Perancis pada abad ke-16. Selama abad ke-13, di Kairo, limun favorit tidak hanya menjadi primadona penduduk setempat, tetapi juga diekspor ke negara lain.

old fashioned lemonade nih.(foto:drivinganddining.com)

Sekarang, orang dengan mudah mendapatkan berbagai jenis minuman limun siap minum di pasar, swalayan, warung, atau mall. Pada dasarnya, ada tiga jenis limun, yaitu limun murni, cloudy dan soda. Sedangkan variasinya turunannya sudah sangat beragam, mulai dari jus alami anggur, ceri, anggur merah dan stroberi.

Pembuatan limun soda berkarbonasi atau yang menggunakan air murni tanpa tambahan gula sangat populer di negara-negara Eropa. Walaupun versi limun manis juga tersedia. Cloudy lemonade adalah minuman tradisional yang dibuat dengan air, lemon dan gula. Limun jenis ini banyak ditemukan di India, Amerika Serikat dan Kanada. Limun bersoda terbuat dari soda, baik menggunakan perasa lemon alami atau buatan. Limun jenis ini juga disebut sebagai ‘minuman ringan berkarbonasi’

Pink Lemonade
Ada jenis limun lainnya, yaitu limun pink yang populer di Amerika Serikat. Limun jenis ini biasanya terbuat dari jus beet dan memiliki rasa yang lebih manis dari limun bisa.

Ternyata ada sebuah cerita lucu dibalik penemuan limun pink ini. Dikatakan bahwa beberapa tetes pewarna pink yang diggunakan untuk membuat limun ini berasal dari celana seorang pengendara kuda di sebuah sirkus di New Jersey, lalu kabarnya dimasukan ke dalam limun yang dibuat oleh Henry Griffith. Karena ia tidak punya waktu untuk membuat limun lagi, maka limun yang terkontaminasi tadi ini diberikannya kepada pelanggan dan tenyata malah sukses besar.

Ada cerita lain mengatakan bahwa warna limun pink yang diperkenalkan oleh Henry. E. adalah berasal dari permen kayu manis yang jatuh ke dalam limun dengan tak sengaja. Meskipun cara pembuatan limun pink tidak jelas, tapi rupanya limun pink disukai oleh banyak orang.

Yang haus…yang hauuss…(foto:thecaptainsmemos.com)

Tak jarang, limun dicampur dengan berbagai minuman, seperti koktail atau minuman keras. Biasanya anak-anak di Amrik menyiapkan limun selama musim panas. Mereka menjajakan limun buatan mereka untuk menghasilkan receh-receh.

Resep Tradisional Limun

ini limun bikinan sendiri juga(foto:twirlingbetty.wordpress.com)

Limun, khususnya limun asli tidak hanya lezat, tetapi juga sehat dan mudah dibuat. Cara membuat limun secara tradisional sangatlah sederhana dan hanya membutuhkan waktu kurang dari 15 menit untuk menyiapkannya

Bahan
* 1 gelas air
* 5 lemon
* gula secukupnya
* air es dingin
* mint segar
* es batu

Ambil 1 jus lemon dan ekstrak ke dalam mangkuk kecil.
Ambil lemon lainnya, lalu kupas kulitnya dan masukkan ke dalam panci
Campurkan dengan air dan gula
Panaskan panci di atas api kecil, aduk hingga gula larut.
Potong daun mint menjadi kecil-kecil lalu campurkan ke dalam air setelah mulai mendidih.
Setelah dingin, masukkanlah ke kulkas/freezer.
Potong lagi 2 buah lemon, iris tipis dan masukkan ke dalam teko besar.
Tuang air campuran gula ke dalam teko.
Jika ingin lebih segar bisa ditambahkan air jeruk nipis yang telah disisihkan sebelumnya. Tambahkan air dingin dan es batu lalu aduk hingga rata.

Selai resep di atas, kita dapat mencoba berbagai jenis limun dengan berbagai buah-buahan lain seperti semangka, strawberry, blueberry, semangka, apel hijau, dll. Bahkan kita juga bisa membuat sendiri limun jahe atau susu.

Wew, segerr rek!! Sekarang, limun yang telah menempuh perjalanan ribuan tahun ini dengan mudah dapat kita nikmati dengan berbagai rasa dan variasi. Termasuk saya yang ditemani sebotol limun orange saat menulis postingan ini. Sruppuuutt……(ez)
yang-ini.blogspot.com

source:
buzzle.com
drivinganddining.com
**Boleh co-pas, tapi sertakan sumber dan jika berkenan link-back juga ke blog saya ini yaa…THX**

Categories: Kelontong
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: