Home > Uncategorized > Cara Memilih dan Membeli Ponsel Baru

Cara Memilih dan Membeli Ponsel Baru

Bukan menjadi rahasia lagi, jika sekarang ponsel bukan lagi barang mewah. Distributor yang menawarkan ponsel murah meriah juga semakin marak. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk berbelanja ponsel baru. Simaklah 12 tips dibawah ini yang bisa dipraktekan saat berburu ponsel baru.

1. Sebelum hunting ponsel, sebaiknya kita pastikan terlebih dahulu dengan mencari tahu fitur-fitur tentang ponsel yang akan kita beli. Kita bisa mencari info dari media masa atau browsing di internet.

2. Pastikan penjual ponsel atau toko/counter memberikan pelayanan purnajual. Tanyakan juga mengenai pelayanan jual beli, tukar tambah, asesoris serta garansi, jaminan keasliannya. Jika semua hal itu kita dapatkan, maka kelak kita tidak perlu repot ke tempat lain jika terjadi sesuatu hal.

3. Untuk lebih memudahkan, ajaklah teman yang mengetahui tentang teknologi ponsel.
4. Alangkah baik, jika sebelum membeli kita sudah memantau harga pasar. Menelepon toko-toko ponsel untuk bertanya harga ponsel yang akan kita beli, pilihlah yang paling menguntungkan.

5. Agar ponsel bisa dipakai, perhatikanlah sertifikasi dari operator yang akan dipakai.

6. Di beberapa daerah frekuensi yang digunakan berlainan, sebagai contoh Jakarta dan sekitarnya menggunakan frekuensi 1900 MHz sedangkan Surabaya menggunakan frekuensi 800 MHz. Oleh karena itu, tanyakanlah kepada penjual apakah ponsel yang akan kita beli bisa digunakan di daerah kita, juga operator yang akan kita pakai.

7. Coba dan lakukan test dengan kartu yang kita miliki.

8. Untuk ponsel CDMA, pastikan terlebih dahulu kita mendapatkan spesifikasinya. Dengan memakai sistem yang sama, maka kita bisa mengurangi resiko ngadat atau dengan istilah lain dinamakan drop call. Perlu diketahui bahwa ponsel jenis CDMA yang masuk ke Indonesia kebanyakan rekondisi. Ponsel tersebut tidaklah 100% baru, biasanya di negara asalnya kebanyakan ponsel tersebut bermasalah sebelum masuk ke Indonesia. Namun karena kreatifitas marketing perusahaan dan dukungan dari pabrik, maka diperbaiki dan didistribusikan kembali sebagai barang rekondisi.

9. Sebaiknya sesuaikan kebutuhan profesi kita saat ini dengan ponsel yang akan kita beli. Misalnya, jika kita wartawan maka pilihlah ponsel kamera yang baik, tetapi untuk musisi, sebaiknya pilih saja ponsel yang memiliki kualitas suara dan playback yang lebih baik.

10. Cari informasi tentang keawetan dan daya tahan ponsel yang akan kita beli.

11. Membeli ponsel baru tentunya kita harus tahu mengenai layanan garansinya. Karena banyak juga ponsel yang tergolong black market, sehingga kualitasnya bisa saja berbeda dari yang asli tidak memiliki layanan purna jual yang tinggi. Walaupun pada kenyataannya, banyak juga pembeli yang lebih memilih ponsel black market karena selain harganya lebih murah, bila terjadi sesuatu pelayanannya biasanya justru lebih cepat pelayanannya dibandingkan dari distributor resminya.

12. Bila sudah pasti akan membeli, cek ulang kelengkapan dan keasliannya. Cek ulang kelengkapan/asesoris yang dijanjikan, seperti memori card, head set, CD software/driver dan lainnya. Hal ini untuk menghindari perbuatan nakal dari toko yang mengkorupsi kelengkapan yang seharusnya diberikan kepada pembeli, termasuk ada juga yang mengganti casing asli/original dengan yang berkualitas dibawah standar.(ez)
yang-ini.blogspot.com

 

Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: