Home > Belajar, musik > Sejarah Musik Dunia Bagian 2

Sejarah Musik Dunia Bagian 2

Sejarah Musik Dunia ini saya buat jadi 3 bagian (habisnya panjang-panjang sih) dan posting kali ini adalah bagian kedua yaitu Abad Pertengahan sampai Zaman Romantik. Nah, buat yang belum baca bagian 1, silahkan klik disini.

Semoga bermanfaat buat pembaca sekalian, bapak-bapak, ibu-ibu, mas-mbak mahasiswa permusikan, dan semua-semuanya aja. hehe…

4. Abad Pertengahan

Disini adalah zaman antara akhir kerajaan Roma (476) dan zaman munjulnya New Age, seperti penemuan pencetakan (1450), penemuan benuan Amerika (1492) dan masa Reformasi Keagamaan Kristen (1572)

Musik dunia mengalami perubahan yang besar pada zaman ini. Sebelum abad ini, musik hanya bersuara tunggal, namun selama abad pertengahan bertambah menjadi beberapa suara.

Musik Liturgi bersuara Satu
Musik Gregorian adalah musik yang utama. Musik orang Kristen ini pertama-tama disempurnakan pada saat pemerintahan Paus Gregorius Besar (592 – 604). Sebelumnya musik ini telah mendapat perhatian khusus oleh Ambrosius yang wafat pada tahun 397. penyempurnaan musik yang dilakuakan pada zaman ini adalah tentang pembaruan dan perluasan.

Asal mula dari musik ini berasal dari bangsa Yahudi. Banyak melodi Gregorian sama dengan nyanyian Sinagog lama. Sebelumnya, banyak yang mengira bahwa musik Gregorian adalah musik yang berasal dari Yunani. Puncak utama musik Gregorian adalah Mis, yang berarti pengorbanan Isa Almasih.

Mis adalah suatu ciptaan musik yang terbagi menjadi lima bagian, yaitu: 1.Kyrie; 2.Grloria; 3.Credo; 4.Sanktus Benediktus; 5.Agnus Dei. Kelima bagian ini diberi nama sesuai dengan pengucapan kata pertamanya.

Musik Sekuler Bersuara Satu
Musik duniawi/sekuler juga berkembang pada zaman ini, khususnya nyanyian. Pada saat itu nyanyian yang paling berkembang adalah nyanyian kepahlawanan, nyanyian percintaan, dan nyanyian minum-minum.

Guillaume ix de poitiers.

Nyanyian ini biasanya dinyanyikan oleh penyanyi-penyanyi keliling. Di Perancis ada Troubador (Guillaume de Poitiers 1071 – 1127) dan Trouvere (Adam de la Halle meninggal pada 1287). Di Jerman ada pada Minnesanger (Wather von der Vogel weide, sekitar tahun 1225) dan sesudahnya para Meistersinger (Hans Sachs meninggal 1571).

5. Musik Beberapa Suara

Kemungkinan besar nyanyian beberapa suara ini berasal dari Normandia. Pada masa perantauan mereka merampok dan menyamun di seluruh Eropa Barat, pada saat itu pula mereka menyebarkan kesenian. Sehingga nyanyian beberapa suara ini dikenal milik Eropa Barat.

Organum parallel

Organum parallel merupakan cara tertua bagi musik ini, yaitu mengiringi melodi Gregorian pada nada kwartz bawahan dan pada oktaf nadanya, jadi pada kwin atas.

Musik beberapa suara tersebut memiliki beberapa perkembangan, antara lain: motet, kanon dan madrigal. Dalam motet, dinyanyikan beberapa macam naskah kata-kata sekali nyanyi. Kanon, naskah dinyanyikan sama seperti motet tapi insetnya sudah mulai berurutan. Pada Madrigal, biasanya dikomposisikan bersuara empat atau lima.

Komponis utama pada abad pertengahan adalah Perluigi da Palestrina (1526 – 1594). Dia menciptakan 93 Mis, komposisinya yang terbaik adalah yang tergolong liturgi.

6. Zaman Renaissance

Renaissance memiliki arti lahir kembali. Pada zaman ini manusia dianggap lahir kembali, individu melepaskan diri dari belenggu kolektifitas dan menjadi pribadi yang mencari corak sendiri. Zaman Reanaissance ini dimulai setelah Abad Pertengahan.

Musik mengalami perkembangan yang penting pada zaman renaissance, yaitu: 1.Pertumbuhan musik duniawi; 2.Pertumbuhan musik instrumental; 3.Pertumbuhan Opera; 4.Pertumbuhan musik gereja Protestan.

Pada zaman ini, perhatian terhadap musik rohani mengalami kemerosotan. Sebaliknya, musik duniawi senantiasa berkembang. Hal tersebut dapat dilihat dari pertumbuhan musik instrumental yang berkembang pesat. Musik instumental sudah memiliki kelasnya tersendiri, pada zaman ini tidak hanya berfungsi sebagai pengiring saja. Sebut saja para komponis Andrea Gabrieli (1510 – 1586); Giovanni Gabrieli (1557 – 1612).

Andrea Gabrieli

Instrumen orgel mendapat perhatian besar pada zaman ini, khususnya di Italia dan Jerman. Lain lagi di Inggris, pendahulu piano yaitu virginal-lah yang mendapat perhatian lebih.

Para komponis penting dari zaman ini adalah: bangsa Italia ada Frescobaldi (1583 – 1644), bangsa Jerman ada Scheidt (1587 – 1654) dan Scheidemann (1595 – 1663), Bull berasal dari Inggris (1563 – 1628), sedangkan Sweelinck yang berasal dari Belanda (1562 – 1621).

Karena menurunnya musik kegerejaan, orang-orang mencoba mencari penggantinya. Lalu mereka teringat pada kesenian Yunani yang biasanya bercerita menyedihkan yaitu tragedi. Lalu dipertunjukanlah tragedi ini dengan selingan musik, selanjutnya nyanyian yang dipakau di seluruh pertunjukan tersebut yang dinyanyikan oleh solois dan koor besar.

Seni opera berkembang pesat di kota Florence. Para komponis yang terkenal pada zaman ini antara lain: Galilei (1533 – 1591) dan Peri (1561 – 1633). Di Venesia ada komponis Montoverdi (1567 – 1643) yang berhasil memajukan seni opera. Lalu ada Lully (1632 – 1687) dari Perancis yang juga berjasa besar dalam kemajuan dunia opera.

Pada zaman reformasi Kristen yang dipelopori Dr. Martin Luther (1483 – 1546), Luther mengadakan perubahan besar dalam musik kegerejaan Protestan. Dalam liturgi, Luther mewajibkan lagu khotbah gereja menggunakan bahasa rakyat sendiri.

Luther adalah pembina koral evangelis yang selanjutnya ada dalam ciptaan Johann Sebastian Bach untuk gereja menjadi penting kedudukannya. Luther tidak hanya membuat lirik nyanyian, ia juga banyak mengolah banyak lagu untuk keperluan khotbah gereja. Luther juga menggubah lagu-lagu baru seperti Ein fester Burg ist inser Gott.

Luther senantiasa mendapat bantuan dari sahabatnya Johann Walther (1496 – 1570) dalam pembinaan dan pembaruan musik kegerejaan Protestan. Heinrich Schuetz (1585 – 1672), seorang ahli musik ini juga turut membantu Martin Luther. Schuetz yang mengarang musik motet ini juga dianggap komponis musik kegerejaan yang paling penting sebelum Johann Sebastian Bach.

7. Zaman Barok dan Zaman Rokoko

Pemakaian hiasan ornamentik membuat zaman ini menjadi istimewa. Seni bangunan dan seni musik nampaknya berjalan beriringan pada zaman ini. Orang pada zaman ini suka pada kelincahan gerak. Pada zaman ini dinamika musik mulai mendapat perhatian lebih, seperti halnya pada perbedaan forte dan piano.

Perbedaan antara barok dan rokoko dalam hal seni musik adalah karakteristiknya. Pada zaman rokoko gayanya bersifat lebih intim dari barok, ukuran ciptaan rokoko juga biasanya lebih kecil daripada barok.

Pada hiasan ornamentik, banyak juga terdapat perbedaan, hiasan ornamentik tersebut diserahkan kepada pemain musik yang memainkannya, ornamen-ornamen tersebut timbul secara spontan saat melakukan improvisasi, di aliran rokoko semua hiasan ornamentik tersebut dicatat, diatur dan harus sesuai dengan gubahan sang komponis.

Di Italia, negeri yang muncul kemajuannya pada zaman ini, seni opera sangatlah berkembang dengan pesat. Scarlatti (1659 – 1725) merupakan komponis yang turut mengembangkan seni opera khususnya di kota Napoli.

Orgel

Di Jerman, seni orgel sangat memuncak pada zaman ini karena kiprah dari sang maestro Johann Sebastian Bach. Selain mengadaptasi dari seni opera, Alkitab juga menjadi sumber dari karya-karyanya. Lain halnya di negeri Perancis, instrumen clavesimbal maju dengan pesat dan menjadi pusat perhatian musik di Perancis, para punggawa yang terkenal diantaranya Couperin (1668 – 1733) dan Ramaeau (1683 – 1764).

Sepertinya Zaman Barok dan Rokoko meninggalkan nama-nama master yang tetap tersohor hingga saat ini. Dua nama yang melegenda dari zaman ini adalah Johann Sebastian Bach dan Georg Friederich Haendel.

Johann Sebastian Bach (1685 – 1750)


Keluarga Bach memberikan keturunan yang menjadi pemusi-pemusik ulung selama dua abad lamanya. J.S.Bach mengawali kariernya sebagai organis di istana Weimar, Bach tinggal di kota Weimar semenjak tahun 1708 dan tinggal selama sembilan tahun lamanya. Ada tiga periode ciptaan Bach, karya pada awal periode pertama adalah satu kumpulan besar ciptaan orgel. Pada tahun 1717 ia diangkat menjadi kapelmaster oleh Pangeran Leopold dari Anhalt Koten. Pada zaman ini Bach banyak sekali menciptakan ciptaan instrumental, termasuk semua Brandenburg concerto. Periode ciptaan ketiga dimulai pada tahun 1723 saat dia menjadi cantor di gereja Thomas di Leipzig.

Dia menciptakan musik koral untuk kotbah gereja, motet, kantata, passi dan mis b kecil. Menjelang akhir hayatnya, dia buta dan meninggal di kota Leipzig pada tahun 1750.

Musik karya Bach yang terkenal antara lain: 6 Brandenburg concerto, Italienisches Konzert piano tunggal, 13 orchestra piano concerto, violin concerto E besar dan a kecil, Concerto untuk violin dengan orkestra, Mis b kecil Fantasia orgel g kecil, Tokkata d kecil, Prelude b kecil, Passi Johannes dan Passi Matheus, Chromatische Fantasie und Fuge dan Goldberg Variationen fur piano, 48 Prelude dan Fuga dalam dua album Das Wolthemperirte Clavier, 6 Sonata violin, 6 sonata violin dengan piano, 6 sonata tunggal untuk cello, 4 suit orkestral, 6 suit Inggris, 6 suit Perancis.

Georg Friederich Haendel (1685 – 1759)

Haendel lahir di Halle tahun 1685. sebelum dia mendapatkan pekerjaan sebagai organis di kota kelahirannya, ia terlebih dahulu bersekolah di Zachau. Pada tahun 1703, Haendel pindah ke Hamburg dan menjadi anggota orkes opera. Tahun 1706, dia meninggalkan kota Hamburg untuk mengengembara di dataran Eropa selama tiga tahun.

Pada tahun 1710, dia diangkat sebagai Kapelmaster di Hannover. Setahun kemudian ia berkunjung ke Inggris, lalu pada tahun 1712 ia pergi ke Inggris lagi dan seterusnya tinggal disana. Di Inggris, Haendel dipandang sebagai ahli musik dan komposer besar serta berpengaruh besar.

Di Inggris, Haendel berpindah aliran dari komposisi opera menjadi komposisi oratoria. Haendel meninggal di London pada tahun 1759, dimakamkan di Westminster Abbey.

Ciptaan-ciptaannya antara lain: 12 konserto grosso, oratorio Messias, Josua, Salomo, Samson, Judas Makkabeus, Haman & Mordekai, orkestral: Royal Fireworks Music, Water Music.www.yang-ini.blogspot.com

8. Zaman Klasik

Zaman ini dimulai pada tahun 1750, sepeninggal Bach seorang kontrapuntik unggul serta Haendel yang karya-karyanya tak lekang oleh zaman.
Zaman antara Bach dan Beethoven ini disebut zaman klassik, yang juga merupakan zaman peralihan menuju zaman Romantik.

Karakteristik yang timbul pada zaman ini, adalah
Pemakaian crescendo dan decrescendo. Yaitu peralihan dinamik dari pelan menjadi keras, dan dari keras menjadi kian pelan.

Penggunaan accelerando dan ritardando, yaitu mempercepat tempo atau mengurangi tempo.
Pembatasan penggunaan hiasan ornamentik.

Komponis-komponis utama pada zaman ini adalah : Stamitz, Haydn dan Mozart. Sedangkan Beethoven yang biasanya masuk di zaman ini, akan dimasukan di zaman romantik karena Beethoven merupakan komponis aliran Romantik yang pertama.

Johann Stamitz (1717 – 1757)

Johann Stamitz

Stamitz dikenal sebagai pelopor aliran Mannheimer dari zaman ini. Aliran Mannheimer sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan musik instrumental. Stamitz yang menjabatsebagai kapelmaster di Mannheim ini adalah pembangun dan pembina gaya simfoni klassik.
Karyanya yang terkenal antara lain : 10 trio, 10 violin concerto, 1 Mis dan 50 Simphoni.

Franz Joseph Haydn (1 April 1732 – 31 Mei 1809)

Haydn

Semasa remaja, Haydn yang lahirkan di Rohrau 1732 ini menjadi anggota koor gereja San Stefan. Namun ia didepak karena perubahan suaranya pada umur 17 tahun. Dia menjadi kapelmaster di istana Morzin, selanjutnya menjadi kapelmaster di istana Eszterhazy di kota Eisenstadt. Eszterhazy merupakan wilayah yang sulit dijangkau, terisolasi dari pengaruh musisi-musisi luar. Selama 25 tahun berturut-turut hingga menjelang akhir hayatnya, dia menduduki jabatan ini, memimpin orkestra dan mengarang musik.

Pada tahun 1791 dan 1794 Haydn mengunjungi Inggris. Dia memperoleh sukses yang besar di Inggris, oleh karena itu, setibanya di Austria dia diakui sebagai komponis Austria yang paling ulung.

Haydn meninggal tahun 1809 di Wina. Dia juga dikenal sebagai bapak orkes dan kwartet gesek, yang mewujudkan bentuk orkes dan kwartet seperti yang kita kenal sekarang.

Ciptaannya yang terkenal antara lain: 83 Kwartet, oratorio: Die Schopfung dan Die Jahreszeiten, lebih dari 100 simfoni, cello concerto, sonata piano, trio piano, 24 opera.

Wolfgang Amadeus Mozart (27 Januari 1756 – 5 Desember 1791)

Mozart

Mozart, si anak ajaib, lahir di Salzburg. Dunia mengenalnya sebagai komponis brilian yang jenius. Pada saat anak-anak, musisi brilian yang memiliki nama asli Johannes Chrysostomus Wolfgangus Gottlieb Mozart ini sudah tampil di konser piano. Pada umur empat tahun, Mozart sudah mampu memainkan harpsichord dan melakukan improvisasi pada karya-karya musik pendahulunya. Setahun kemudian, dia sudah mampu menulis komposisi pertamanya.

Pada umur 6 tahun ia melakukan tur ke seluruh Eropa, dengan inisiatif Leopold, ayahnya, yang ingin memamerkan Mozart serta Nannerl kakak perempuan Mozart. Saat melakukan tur di Italia, Mozart ke gereja dan mendengar musik Miserere karya Allegri. Hanya dengan sekali dengar saja, Mozart kecil mampu menuliskannya di luar kepala setelah dia pulang. Lebih hebatnya lagi, tidak ada satupun yang salah. Kemampuan ini biasa disebut tala mutlak. Mozart kecil juga mendapat pesanan membuat komposisi opera.

Tur keliling Eropa inipun menuai sukses yang luar biasa. Raja-raja Eropa juga memanggil Muzart dan Nannerl kakaknya untuk berunjuk gigi di hadapan mereka, termasuk Raja Bayern di Munchen, Ratu Maria Theresia. Disamping itu Mozart juga mendapat ujian dengan mata yang ditutupi kain untuk mengimprovisasi tema-tema yang diberikan.

Mozart juga mendapat kesempatan untuk bertemu dan main bersama Johann Christian Bach, anak dari Johann Sebastian Bach di London. Lau mereka memainkan piano sonata empat tangan dalam satu piano. Saat bermain bersama itu, Mozart kecil dipangku oleh Johann Christian Bach atau yang sering dipanggil English Bach.

Setelah masa kanak-kanaknya lewat, Uskup kota Salzburg mengangkatnya menjadi komponis dan virtuos. Lalu pada tahun 1781 ia pindah ke kota Wina, tempat dimana karya-karya besarnya lahir. Tercatat ada sekitar 700 karya-karya dari Mozart.

Mozart yang mendulang sukses besar ini, ternyata hidupnya sangat sengsara dan miskin menjelang akhir hayatnya. Dia meninggal dengan begitu sengsara dan dimakamkan di pemakaman fakir miskin. Meski begitu, penyebab kematiannya masih menyimpan misteri, bahkan kuburan Mozart-pun tidak diketahui letaknya.

Karya-karyanya yang terkenal antara lain: Requiem Kochel 626, satu mis, piano concerto, konser piano duet, violin concerto, opera Don Giovanni, Le Nozze di Figaro, Die Zauberflote, sonata-sonata piano, sonata viol, kwartet dan sekitar 40 simfoni, kwintet klarinet, kwintet gesek, kwintet biola alto.

9. Zaman Romantik


Pada pertengahan abad ke-18 timbullah aliran seni dan sikap hidup manusia baru, Zaman yang disebut Zaman Romantik ini, mencapai puncaknya pada akhir abad ke-19.

Zaman Romantik memiliki arti bahwa perasaan-lah yang mendasari seni dan bukan hanya tentang bunyi yang indah saja. Dengan kata lain, seni pada zaman ini adalah sebagai unkapan perasaan seseorang. Hal ini sangat dipengaruhi oleh seni sastra, terlebih seni ballet yang mendapat perhatian tinggi. Penggunaan dinamik dan agogik lebih ditekankan, namun hiasan ornamentik sudah tidak digunakan lagi, kecuali tril.

Banyak komponis kawakan yang lahir pada zaman ini. Beethoven adalah seorang komponis zaman romantik yang pertama.

Ludwig Von Beethoven (1770 – 1827)


Ludwig Von Beethoven dilahirkan di kota Bonn pada tahun 1770. dia belajar musik sejak umur 4 tahun. Pada tahun 1781 beethoven telah menerbitkan karya ciptanya. Tak lama sesudah itu, dia dikenal sebagai improvisator piano yang handal.

Pada tahun 1792, Beethoven pindah dan menetap di kota Wina hingga akhir hayatnya. Dalam waktu singkat, ia dapat berguru kepada Haydn dan Albrechtsberger. Pada tahun 1795, dia tampil di depan umum dan tak lama kemudian dia mendapat gelar virtuos.

Akhirnya Beethoven terkenal sebagai seorang komponis dan menjadi anak emas kaum aristrokat Wina. Masa paling produktifnya terjadi pada tahun 1800, masa yang termasuk ke dalam periode kedua dalam sejarah biografi Beethoven.

Sayangnya, pada masa itu pula, Beethoven mulai menjadi tuli. Namun masalah tersebut bukanlah menjadi penghalang baginya untuk terus menelurkan karya-karyanya. Pada tahun 1827, Dunia berduka atas meninggalnya sang legenda dari zaman romantik ini.

Karya-karyanya yang terkenal antara lain: Piano Concerto G besar, Piano Concerto Es besar “Emperor,” Concerta Violin, Mis Solemis, Opera Fidelio, Overture Coriolan, Egmont, Fidelo, 3 Leonore, Kwartet-kwartet gesek, 32 piano sonata: diantaranya Pathetique, Walstein, Appassionata, Hammerklavier, sonata violin dan piano “Fruehling” dan “Kreutzer,” 5 sonata cello dan piano, Trio clav, Symphony no.9

Franz Peter Schubert (1797 – 1823)


Schubert lahir di Wina pada tahun 1797. Dia menjalani pendidikan di Sekolah Konvik, tempat mendidik para anggota koor untuk koor Istana Kerajaan. Setelah suaranya bermutasi, ia menjadi guru sekolah dan waktu senggangnya digunakan untuk mengomposisi.

Sumber ciptaannya sangat luar biasa. Pada umur 18 tahun, dia sudah menciptakan 2 simfoni, 2 mis, 5 opera, 4 sonata, beberapa ciptaan koor, dan sekitar 150 nyanyian. Tak lama kemudian dia meninggalkan pekerjaan sebagai guru sekolah dan mengkhususkan diri untuk komposisi musik.

Hampir mirip dengan Mozart, kehidupan Schubert juga sangat sulit, dan meninggal pada tahun 1818 dengan sengsara sebagai komponis yang tidak diketahui oleh orang banyak pada waktu itu.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:
Beberapa sonata, Symphony No. 8 in B minor(simponi nomor 8 dalam nada B minor) yang dikenal dengan judul Unfinished Symphony dan Symphony No. 9 in C minor yang dikenal dengan judul Great Symphony, Ave Maria, Who is Sylvia?, The Trout, dan Serenade.

Felix Jackob Ludwig Mendelssohn – Bartoldy (1809 – 1847)


Felix Mendelssohn lahir pada tahun 1809 di Hamburg. Dia berguru kepada Berger dan Zeller. Pada umur 17 tahun dia mengarang overtur Midsommernachttraum, lalu pada umur 18 tahun dia membawakan Passi Matheus ciptaan Bach yang merupakan karya Bach yang sudah selama 100 tahun tak diketahui orang.

Mendelssohn memiliki hubungan yang baik dengan Inggris. Tahun 1833 ia menjadi direktur musik di Dusseldorf dan tahun 1835 menjadi konduktor Orkes Gewandhaus di kota Leipzig. Pada tahun 1843, bersama dengan Robert Schumann dan Ferdinand David, seorang virtuos violin, mendirikan Konservatoris Musik Leipzig yang sangat termasyur di dunia. Dia sangat disibukkan dengan pekerjaannya sebagai konduktor, komponis dan guru musik. Tahun 1847 ia meninggal di Leipzig.www.yang-ini.blogspot.com

Beberapa orang berpendapat bahwa karya-karya komponis Mendelssohn kurang dalam perasaannya, hanya charme saja yang banyak. Meskipun demikian, harus diakui bahwa Mendelssohn adalah seorang musisi besar, meski mungkin tak sebesar Bach atau Beethoven. Di lain sisi, Mendelssohn cakap dalam melukiskan nada-nada yang lembut, gaya dan individualitasnya unggul pula.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:the String Octet (1825), Overture A Midsummer Night’s Dream (1826), Op. 12 (1829), dan Op.13 (1827)

Francois Frederic Chopin (1810 – 1849)


Chopin lahir di Zelazowa-Wola dekat Warschau tahun 1810. Ia menempuh pelajaran musik di Konservatorio Warschau. Karya pertama yang ia terbitkan adalah sebuah rondo untuk dua piano pada saat ia berumur 14 tahun. Pada tahun 1830, ia tinggalkan tanah airnya dan menuju ke kota Wina. Karirnyapun mulai menanjak. Di Paris misalnya, ia menjadi musisi kesayangan para petinggi kaya yang tinggal di gedung-gedung besar. Chopin juga disukai oleh para pemusik lain, seperti Liszt, Bellini, Meyerbeer dan Berlioz.

Pada tahun 1837 Liszt memperkenalkan Chopin kepada seorang wanita pengarang bernama George Sand. Mulai dari inilah, orang-orang mengatakan bahwa kesulitan-kesulitan hidup Chopin selama 10 tahun akan dimulailah. Hal tersebut dapat dilihat dari kondisi tubuhnya yang lemah, sakit-sakitan oleh penyakit tuberkulosis. Penderitaannya bersama penyakitnya itu ia jalani selama 10 tahun lamanya. Hingga akhirnya ia menyudahi penderitaan itu oleh kematiannya di kota Paris tahun 1849. Chopin dimakamkan di Pere Lachaise.

Dalam sejarah musik, nama Chopin terkenal sebagai pujangga piano yang teguh kepribadiannya, gaya musiknyapun selalu baru. Dalam ilmu harmoni, Chopin memberi kontribusi penting, terlebih dari sudut kromatik. Chopin pula yang mempelopori permainan kromatik yang dijalani Richard Wagner.

Chopin memiliki nama besar bagi komposisi piano, seperti halnya Beethoven bagi simfoni, Mozart bagi opera, Handel bagi oratorio dan Schubert bagi seni nyanyi.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Etudes Op. 10 & 25, Mazurka, Polonaise, Impromptu, Ballade, Ballade in F, Op. 38, Ballade in Ab Op. 47, Ballade in F Minor, Op. 52, Sonata Op. 4 No. 1 in C minor, Sonata in Bb minor, Op. 35 No. 2, Sonata in B Minor, Op. 58, Sonata in G Minor, Op. 65, Concerto, Scherzo, Scherzo in B Minor, Op. 20, Scherzo in Bb Minor, Op. 31, Schezo in C# Minor, Op. 3, Schezo in C# Minor, Op. 39, Schezo in E, Op. 54, Nocturne, Prelude, Waltz, Fantasia

Robert Alexander Schumann (1810 – 1856)

Pada tahun 1810, Schumann lahir di kota Zwickau, Jerman. Awalnya ia mempelajari ilmu hukum di Universitas Heidelberg. Tapi setelah beberapa waktu ia belajar di sana, ia mengambil keputuskan untuk total di dunia musik saja.

Pada tahun 1830 ia berangkat ke kota Leipzig untuk mendalami musik. Karya komposisinya yang pertama adalah Papillons, Abegg-Variationen. Tahun 1833 ia mendirikan sebuah angkatan yang bermaksud meruntuhkan paham, pengertian serta cita-cita palsu mengenai musik. Mereka juga memiliki majalah yang bernama Neue Zeitschrift fur Musik. Schumann sendirilah yang menjadi kepala redaksinya.

Pada tahun 1835, ia jatuh cinta kepada seorang wanita bernama Clara Wieck. Meskipun dihalang-halangi oleh Papa Wieck, profesornya, akhirnya Schumann berhasil juga membawa wanita itu ke jenjang perkawinan pada lima tahun berikutnya. Pada tahun ini pula (1840) banyak karya-karya komposisi Schumann yang berhasil diselesaikan.

Sayang sekali, penyakit syaraf yang sudah lama dideritanya mulai bertambah parah. Hingga apada tahun 1854 ia mencoba bunuh diri. Schumann lalu menjadi gila dan akhirnya meninggal di rumah sakit jiwa kota Endenick pada tahun 1856.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Variations on the name “Abegg” (1830) Davidsbündlertänze (1837);Carnaval (1834–1835); Études symphoniques (“Symphonic Studies”) (1834); Album für die Jugend (“Album for the Young”) (1848);Liederkreis (Heine), nine songs (1840);Das Paradies und die Peri, oratorio (1841–43);Symphony No. 1 in B flat, Spring (1841);The Bride of Messina overture (1850–51); Piano Concerto in A minor (1841–45); Fantasy Pieces for Clarinet and Piano (1849);Märchenbilder for piano and viola (1851)

Franz Liszt (1811 – 1866)

Liszt lahir di kota Raiding, Hongaria, tahun 1811. Ia menimba ilmu dari Czerny dan Solieri di Wina, ia lalu menjadi pianis prodiji dan mempertunjukkan sebuah konser di podium. Ia pindah lagi ke Paris untuk berguru pada Ru Reicha dan Paer. Liszt menjadi idola di kalangan kaum ningrat kaya di Paris karena kesuksesan konsernya di podium.

Antara 1840 dan 1848 ia melakukan tur keliling dunia yang mendulang kesuksesan dan menjadikannya mendapat julukan seorang yang merajai klaviatur. Pada tahun 1848, Liszt diangkat menjadi kapelmester di Weimar oleh Hertog Agung. Selama tigabelas tahun lamanya ia memegang jabatan tersebut.

Pada tahun 1849, persahabatannya dengan Wagner di Weimar menjadi bertambah erat. Sejak tahun 1861 hubungannya dengan gereja juga semakin erat. Ia juga sering pergi ke Roma agar dapat dekat dengan Bapa Suci. Tahun 1865 ia mendapat gelar kehormatan Abbe.

Tahun 1870, ia mendapat jabatan presiden Akademi Musik di Budapest, sekaligus merangkap sebagai virtuos, konduktor dan komponis. Liszt meninggal di Bayreuth tahun 1886. Misik Liszt memiliki tempatnya tersendiri serta mempengaruhi musik modern. Termasuk aliran modern Jerman dan Prancis.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Christus (1855–67);Beethoven Cantata No. 1: Festkantate zur Enthüllung des Beethoven-Denkmals in Bonn (1845);Poème symphonique No. 11, Hunnenschlacht (1856–57);Zweite Mephisto Waltz (1881);Fantasie über ungarische Volksmelodien (1852);Études en douze exercices dans tous les tons majeurs et mineurs [first version, 12 pieces] (1826);Variation on a Waltz by Diabelli (1822);Années de pèlerinage. Troisième année [7 pieces] (1867–77);Ballade No. 1 in D flat (Le chant du croisé) (1845–48);Piano Sonata in B minor (1852–53);Mephisto Polka [first/second version] (1883);Hungarian Rhapsodies (Rapsodies hongroises) [19 pieces] (1846–86);Rhapsodie espagnole (1863);Concerto pathétique (b. 1856)

Louis Hector Berlioz (1803 – 1869)

Berlioz lahir di Cote Saint Andre, Perancis, tahun 1803. Ia berguru pada Lesueur di konservatorio Paris. Pada tahun 1825 ian memperdengarkan karyanya berupa Mis. Lima tahun kemudian ia mendapat Prix de Rome, tak lama setelah ia membuahkan Symphonie Fantastique.

Tahun 1833, ia menikah dengan Herriette Smithson. Sayangnya perkawinan yang tak mulus itu harus membuat hidup mereka terpisah. Malangnya, ia juga selalu berkekurangan dalam hal keuangan. Musiknyapun tak diterima publik seperti bagaimana mestinya. Tapi ia dengan giat terus berkarya, termasuk simponi dramatis Romeo and Juliet yang termahsyur itu. Kemudian ia menyendiri dan sakit-sakitan hingga ia meninggal di Paris pada tahun 1869.

Dari segi komposisi, Berlioz tidak memberatkan pada konvensi dan tradisi. Ia dengan berani menjalani jalan baru. Berlioz bereksperimen, memperbesar susunan orkes, dan menemukan ekspresi baru. Seni orkestra ia angkat ke derajat modern. Bagi musik Perancis, ia adalah penunjuk jalan baru, erintis bagi para komponis yang akan datang.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Les francs-juges (1826) unperformed – survives in fragments)Symphonie fantastique (1830-1830); Roméo et Juliette (1839-1839); Grande messe des morts (Requiem) (1837); Lélio, ou le retour à la vie (1831- 1832); Opus 16: Harold en Italie (1848); Mémoires (Memoirs)

Wilhelm Richard Wagner (1813 – 1883)

Wagner lahir di Leipzig tahun 1813. Menurut Ernest Newman orang tuanya adalah pemain sandiwara Ludwig, yaitu Geyer dan Johanna Wagner. Pendidikan musiknya berasal dari bermacam guru dengan aneka warnanya. Pada tahun 1833, ia menjadi pimpinan koor di Teater Wurzburg dan waktu itu pula ia mengarang operanya yang pertama yaitu die Feen. Libretto adalah karangan opera setelahnya.

Beberapa kali ia pindah-pindah pekeejaannya sebagai konduktor. Ia juga pernah menetap lama di Paris. Setelah kesuksesan kedua operanya, Rienzi dan Fliegende Hollander di Dresden tahun 1842 dan 1843, ia diangkat direktur musik di Istana Saxoni. Di tempat itu pulalah ia membuahkan Tannhauser dan Lohengrin.

Ia aktif dalam revolusi tahun 1849, sehingga memaksanya harus lari dari Jerman agar tidak dipenjara. Ia pindah ke Zurich dan mulai mengarang Ring des Nibelungen, lalu drama musik Tristan und Isolde serta musik Ring. Hingga akhirnya, pada tahun 1860 ia mendapat pengampunan dari aktivitas politiknya, lalu ia kembali lagi ke Jerman.

Raja Ludwig II mengundang Wagner ke Munich untuk mempertunjukan musiknya. Tristan diperdengarkan pada tahun 1876. Pada tahun 1870, ia menikah dengan Cosima anaknya Liszt. Tahun 1876, impian Wagner tercapai, yaitu dengan berdirinya Teater Festival di Bayreuth yang cocok untuk pertunjukan drama musiknya. Ia meninggal di Venesia pada tahun 1883, setahun setelah pertunjukan pertama operanya di Parsifal di Bayreuth.

Nama besar Wagner terletak pada kepemimpinannya yang membawa dunia opera berpindah dari Italia ke Jerman. Bagi seni teater, Wagner tetaplah yang terbesar hingga kini. Ia menggunakan bahasa ekspresi dramatis. Libretto berisi penuh puisi dan anasir teatrikal. Ia juga memuja mitologi dan tambo Jerman kuno. Wagner telah memberi nilai-nilai artistik yang tinggi pada opera dan sangat berpengaruh vital. Revolusinya dalam opera berpengaruh dalam hubungan antara musik, scenario dan dramatik. Ia juga menciptakan Leit-motif, yaitu motif musikal yang menunjukkan dan menandakan seseorang, salah satu karakter yang ia pakai, emosi, suasana perasaan (stemming), dan yang selalu muncul dalam ciptaannya, karakter, emosi itu muncul. Perpaduan mendalam dalam karya dramatisnya tercapai juga. Orkesnya menjadi modal terbesar, inti dari operanya. Ia telah menciptakan dunia baru, yaitu dunia Siegfried dan Brunnhilde, Tristan dan Isolde, Hans Sachs dan Eva, Parsifal dan Kundry, dunia tersendiri yang akan selalu memikat hati kecil manusia sepanjang masa.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Leubald; String Quartet in D major; Schäferoper (Die Laune des Verliebten); Overture to Schiller’s Die Braut von Messina; Piano reduction of Haydn’s Symphony No. 103 in E flat major; Bass aria from Die Schweizer Familie; Grand Festive March for the Opening of the Centennial Celebration of the Signing of the Declaration of Independence of the United States of America

Anton Bruckner (1824 – 1896)

Bruckner lahir di Ansfelden, Australia, tahun 1824. Masa masa mudanya, hidupnya serba kekurangan seperti kebanyakan orang urban lainnya. Kondisi itulah yang juga menjadikan berkurang mutunya dalam pandangan orang. Komponis yang sebenarnya ulung dan bernama besar ini memiliki sifat terlalu rendah diri, sehingga merugikan namanya.

Mula-mula ia menjadi guru bantu di sekolah rendah, lalu ia diangkat menjadi seorang organis pembantu. Karena pemainan orgelnya yang sedemikian monumentalnya, ia diangkat menjadi organis di gereja Dom di kota Linz. Kontrapung dan komposisi dipelajarinya dari Simon Sechter dan Otto Kitzler. Pada tahun 1867, ia diangkat menjadi profesor di Konservatorio dan menggantikan Sechter sebagai organis dan konduktor di Istana Wina.

Mulailah karya-karya besarnya bermunculan. Lalu pada tahun 1875 ia menjadi rektor di Universitas dan mendapat gelar doctor honoris causa filsafat. Ia meninggal pada umur 72 tahun dan atas permintaannya sendiri, ia dimakamkan di pemakaman Gereja St. Florian di Wina.

Bruckner dikenal sangat rendah hati, bahkan naif. Wagner menyebut Bruckner pengganti Beethoven. Kunci kesuksesannya adalah orgel. Bruckner muncul dari permainan spesial orgelnya yang improvisatif. Bahakn bisa dikatakan bahwa, karya orkes simponinya adalah berasal dari improvisasi orgel yang dipindahkan. Napas musiknya sangat lapang, nada-nadanya terang dan dinamis. Ia sangat terinspirasi pada alam semesta, dengan cara yang extatis-mystis serta perasaan komponisnya yang kosmis.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:March in D minor 1862 WAB 96; Symphony in F minor, “Study” 1863 WAB 99; Symphony No. 3 in D minor WAB 103; Symphony No. 7 in E major 1883 WAB 107; String Quintet in F major 1879 WAB 112; March in E-flat major WAB 116; Requiem in D minor 1849 WAB 39; Magnificat 1852 WAB 24; Psalm 150 1892 WAB 38

Johannes Brahms (1833 – 1896)

Brahms lahir di Hamburg tahun 1833. Ia berguru piano pada Edouard Marxsen. Debutnya sebagai pianis adalah saat ia berumur 14 tahun. Pada tahun 1853, ia melakukan tur dengan Remenyi, violis asal Hongaria. Pada tahun yang sama, ia juga berkenalan dengan Robert Schumann yang menyebut Brahms adalah komponis jenius dalam majalahnya. Lalu merekapun bersahabat dengan sangat akrab.

Pada tahun 1862, ia pindah ke Wina. Brahms menjadi konduktor di Sing-akademie, juga di Gesellschaft der Musikfreunde. Brahms memusatkan diri pada komposisi.

Pada tahun 1881 ia diberi gelar doctor filosofi. Lalu pada tahun 1886, ia diberi gelar “knight” yaitu gelar kebangsawanan dari Prussia. Ia juga diberi keanggotaan Kunstakademie di kota Berlin. Pada tahun 1897, ia meninggal di Wina.

Brahms dipandang sebagai komponis terakhir dari aliran romantik. Walaupun sebenarnya, musik Brahms masih mengandung unsur klasik yang kental. Ia dianggap sebagai anak kelahiran jaman kebesaran para komponis seperti Chopin, Schumann, Liszt dan Wagner yang mampu membuahkan musik baru. Brahms mulai manakala Beetoven berhenti, alam perasaan temperamennya masih di jaman yang baru lalu. Karya pianonya tidak seperti Schumann, tetapi lebih mirip Beethoven tua. Karya orkestralnyayang awal bukan dalam alam jiwa syair simponi seperti Liszt tetapi bergaya senenata divertimenti dari abad ke-18.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Serenade No. 1 in D major (1857); Tragic Overture, for orchestra (1880); Op. 102, Double Concerto in A minor, for violin and cello solos and orchestra (1887); Nänie, for mixed chorus and orchestra (1881); Two Clarinet Sonatas (1894); Four Ballades (1854)

Modest Moussorgsky (1839 – 1881)

Pada tahun 1839, Moussorgsky dilahirkan di Karevo, propinsi Pskov, Russia. Semula ia bermaksud menjadi perwira tentara. Hingga sampailah ia menjadi perwira di resimen Preobrajensky. Tapi akhirnya ia meleburkan diri ke dunia musik.

Ia berkenalan dengan Balakirev dan Borodin yang mendorongnya mengarang yang disebutnya musik nasional. Perkembangannya ternyata sangat cepat, hingga pada tahun 1867 ia membuahkan karya koor: The Rout of Sennacherib dan beberapa lagu. Yang menjadi masterpiece-nya adalah Boris Godounov dari tahun 1873. Ia meninggal di Petrograd tahun 1881. Sandaran gaya pada nyanyi rakyat Russia dan ucapan melodi serta harmoni seperti dalam gereja Russia adalah keunggulan utamanya.

Moussorgskyadalah seorang pemusik yang sangat orisinil. Dari sudut ini ia adalah yang terbesar dari Big Five Russia. Musiknya seolah sosialisme dalam arti musik, mendekati alam Dargomisjki. Lebih dari Balakirev, Cui atau Borodin. Moussorgsky juga sanggup mencerminkan semangat tahun-tahun 1860 di Russia. Karya-karyanya juga sangat dekat dengan dunia kesusastraan kala itu.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:St. John’s Night on the Bare Mountain; Pictures from an exhibition; The Nursery; Without sun; Songs and Dances of Death

Nicholas Rimsky-Korsakov (1844 – 1908)

Ia dilahirkan di kota Tikhvin, propinsi Novgorod, Russia. Enam tahun ia belajar di Akademie Marine di Petograd. Bersamaan dengan itu pula, ia belajar privat komposisi musik. Perkenalannya dengan Balakirev menjadikannya penting di jalur komposisi. Balakirev mendorongnya untuk menciptakan simponi dan diperkenalkan oleh Balakirev kepada publik tahun 1865. Pada tahun 1871, Rimsky diangkat menjadi profesor komposisi di Konservatori Petrograd. Lalu pada 1873, ia menarik diri sepenuhnya dari angkatan laut Russia untuk dapat menjadi pendidik, kondukto dan komponis. Pada tahun 1908 ia meninggal di Petrograd.

Dalam sejarah Musik, ia dikenal sebagai tokoh pemimpin angkatan nasional musik Russia, pemuka Big Five. Melodinya sangat bergaya russia, irama dan watak musiknya asli. Harmoninya kuat dan jelas, ia juga menggunakan greek scale. Bagi instrumentasi modern, Rimsky-lah yang dianggap leluhur kombinasi yang warna-warni, kuat dan jelas, terang dan terasa hangat, dengan sifat yang jarang didapatkan dalam ciptaan Russia kala itu.

Karya-karyanya yang terkenal, antara lain:Mlada (Млада): 1872Christmas Eve (Ночь перед Рождеством = Noč’ pered Roždestvom): 1894-1895; Fantasy on Serbian Themes, Op. 6 1867 (1st version); The Snow MaidenConcerto in B♭, for trombone and military band, 1877Two Duets, Op. 47, for mezzo-soprano and baritone or soprano and tenor, 1897; Collection of One Hundred Russian Folksongs, Op. 24, 1875-1876; Quintet in B-flat, for flute, clarinet, horn, bassoon, and piano, 1876; Six Fugues, Op. 17, 1875(ez)

Bersambung ke Bagian 3
kitaselamaya.wordpress.com
***hayooo, kalo mau co-pas nyampe sini ya temand-temand.. hehe…***

About these ads
Categories: Belajar, musik
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: